
Ketika Style Pribadi Menjadi Ide
Sashel bermula ketika pandemi mulai mereda. Di masa itu, Sasha dan Selma, dua sahabat sejak kuliah, tidak sedang merancang bisnis besar. Mereka hanya menghadapi satu kebutuhan sederhana “sulit menemukan pakaian yang benar-benar terasa cocok untuk dipakai sehari-hari.”
Nama Sashel diambil dari gabungan nama mereka berdua. Personal sejak awal, sama seperti alasan brand ini dibangun. Bukan untuk mengejar tren, tetapi untuk menghadirkan pakaian yang nyaman, mudah dipadukan, dan tetap punya karakter. Dari kebutuhan itulah muncul satu keputusan kecil “membuat pakaian versi mereka sendiri.”
Sashel kemudian berkembang sebagai women clothing line dengan gaya casual chic yang dekat dengan keseharian perempuan. Desainnya tidak rumit, namun tetap rapi dan relevan. Selma dan Sasha membangun brand ini sambil belajar, mengamati tren, memahami kebutuhan perempuan masa kini, lalu menerjemahkannya ke dalam desain yang terasa timeless, dengan sentuhan unik dan pilihan warna yang berani.

Design Sashel Lahir dari Continuous Improvement
Hingga kini, Sashel telah menghadirkan tujuh model desain dengan kualitas premium yang tetap terjangkau. Setiap koleksi lahir dari proses yang penuh pertimbangan, bukan sekadar mengikuti momentum.
Seiring perjalanan brand, tantangan mulai terasa. Brand awareness dan marketing menjadi fokus utama di tengah padatnya persaingan fashion lokal dan pesatnya penjualan online. Sashel masih dijalankan berdua. Produksi, pengembangan ide, hingga eksekusi strategi dikerjakan bersama. Dari komunitas fashion dan feedback pelanggan, mereka belajar untuk tetap hadir dan konsisten, meski bergerak di ruang yang semakin ramai.
Melalui kelas JGBB, Sashel mulai melihat brand mereka dengan sudut pandang yang lebih terarah. Bukan hanya soal penjualan, tetapi juga tentang tujuan jangka panjang. Mimpi mereka sederhana namun konkret: dikenal lebih luas, memiliki offline store, tampil di Jakarta Fashion Week, dan terus membangun brand yang relevan bagi perempuan Indonesia.
Sashel tidak dibangun dengan langkah besar. Brand ini berjalan pelan, dirawat lewat konsistensi, dan tumbuh dari kebutuhan yang nyata. Dengan dukungan ruang belajar yang tepat, termasuk dari Le Minerale dan JGBB, perjalanan Sashel terus berlanjut.
“Satu langkah kecil dalam arah yang semakin jelas.”
