UMKM Hero Mentorship
“Ketika UMKM Berhenti Menebak dan Mulai Menemukan Arah”

Tidak semua ruang belajar terasa aman.
Tidak semua sesi mentoring benar-benar membuat pelaku usaha jujur pada bisnisnya sendiri.
UMKM Hero Mentorship hadir sebagai ruang untuk berhenti sejenak dan melihat bisnis secara jujur. Bukan untuk mencari jawaban instan, tetapi untuk membangun pemahaman yang lebih dalam tentang posisi, potensi, dan langkah ke depan.
Program ini diselenggarakan oleh Jadi Gini Belajar Bersama (JGBB) dan Le Minerale dalam format exclusive offline mentorship, pada Kamis, 22 Januari 2026, di Cecemuwe Coffee and Space, Jakarta. Dengan durasi yang intens dan peserta terbatas, sesi ini dirancang agar setiap diskusi benar-benar relevan dan berdampak.
Tiga brand UMKM terpilih JL Farm, Sashel, dan Serabi Mawar hadir dengan latar belakang dan karakter yang berbeda, namun dipersatukan oleh kegelisahan yang sama “bagaimana bertumbuh tanpa kehilangan arah.” Bukan sekadar ingin berkembang, tetapi ingin melangkah dengan tujuan yang jelas.
Acara dibuka dengan perkenalan dan cerita singkat perjalanan masing-masing brand. Dari sana, diskusi mengalir secara natural. Yang dibagikan bukan hanya pencapaian, tetapi juga proses, tantangan, dan titik-titik ragu yang sering kali tersembunyi di balik sebuah brand.

Sesi berlanjut dengan pemaparan materi dari Mas Didiet Maulana, yang mengajak peserta melihat brand bukan hanya sebagai produk, tetapi sebagai identitas. Materi disampaikan berdasarkan pengalaman Mas Didiet Maulana dalam membangun brand nya selama lebih dari 14 tahun. Kemudian materi dilanjut dengan membahas bagaimana mindset bisnis, keberanian mengambil posisi, dan konsistensi arah menjadi pondasi penting dalam membangun usaha yang berkelanjutan.
Setelah jeda singkat untuk beristirahat dan membangun relasi antara peserta, sesi Exclusive Coaching menjadi inti dari seluruh rangkaian. Di sinilah percakapan menjadi lebih dalam. Setiap brand diajak mengurai bisnisnya secara menyeluruh, mulai dari posisi brand di pasar, relevansi produk dan harga, hingga bagaimana branding dan pemasaran benar-benar dijalankan, bukan hanya direncanakan.

Diskusi berkembang ke pemetaan peluang yang realistis. Bukan peluang yang terdengar besar, tetapi peluang yang masuk akal untuk dieksekusi. Dari sana, peserta mulai menyusun langkah konkret. Bukan rencana yang muluk, melainkan action plan selama 30 hari hingga 90 hari kedepan yang bisa dijalankan begitu sesi berakhir.
Menjelang akhir acara, sesi ditutup dengan diskusi ringan dan makan siang bersama. Momen ini menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan relasi. Lebih dari sekadar program mentoring, UMKM Hero Mentorship menjadi ruang aman untuk belajar, bertanya, dan membangun keberanian untuk melangkah dengan arah yang lebih jelas.
Melalui kolaborasi ini, JGBB dan Le Minerale menegaskan komitmennya dalam mendukung UMKM lokal agar tidak hanya bertahan, tetapi juga tumbuh dengan fondasi yang kuat, identitas yang jelas, dan rencana bisnis yang terarah. Program ini diharapkan menjadi langkah awal bagi para pelaku UMKM untuk melangkah lebih siap menghadapi tantangan dan peluang di masa depan.

inspiring😍
Seru dan keren banget, bener bener relevand dengan kebutuhan perkembangan brand kita…. (Rosita)
tingkatkan lagi pemasaran dan semangat berrjualan dengan kualitass terbaik hasil yang di produksi bisa mengentuh pangsa pasaran dari berbagai kalangan semoga menjadi berrkah amiin